Surat Surat Qur'an di Hari Jum'at (As-Sajadah II) - Andalusia Islamic Center

Surat Surat Qur'an di Hari Jum'at (As-Sajadah II)

Buletin Jum’at 02 November 2017

Surat As-Sajadah 2


Bismillah Alhamdulillah wa sholatu wa salamu ‘ala rasulillah 
Dalam tulisan lalu sudah dijelaskan dengan sederhana 4 poin kecil dan ringkas dari ribuan pelajaran yang terkandung di dalam surat tersbut dari ayat pertama sampai dengan ayat 9.  Poin berikutnya :
5. Sikap orang yang mengingkari kebesaran dan kemahakuasaan Allah, mereka tidak percaya bahwa manusia setelah mati dan ditelan bumi tidak mungkin dibangkitkan dan dihidupkan kembali. Ayat ini berbicara tentang prinsip besar dalam keimanan kepada Allah yaitu tentang kehidupan setelah kematian yang ditolak dan diingkari oleh orang orang yang musyrik kepada Allah. Maka sudah menjadi keharusan buat orang Islam untuk percaya dan yakin dengan sebenar-benarnya bahwa kematian adalah sebuah permulaan dari kehidupan yang abadi dan mudah bagi Allah yang Maha Pencipta untuk menghidupkan kembali manusia setelah mati. Kematian adalah sebuah kepastian dan Allah telah menugaskan malaikat maut untuk mematikan manusia pada waktu yang telah ditentukan karena semua manusia akan dikembalikan kepada Allah untuk bertanggung jawab atas segala yang dikerjakan selama dan semasa hidupnya. Dunia saat ini menjadi saksi akan adanya mereka yang beriman dan yakin akan kebenaran isi Al Qur’an, percaya dengan mengisi kehidupan penuh dengan ibadah dan amal sholeh (semoga kita dimasukkan Allah kepada kelompok ini) di lain sisi duniapun menyaksikan kehidupan sebagian manusia yang merasa bahwa kehidupan adalah di dunia saja, tidak ada yang namanya kebangkitan dan kehidupan setelah kematian. 


6. Mereka yang ingkar kepada ketetapan dan kekuasaan Allah, akan menjadi hina dan dina serta menyesal, merekalah yang disebutkan dengan kata al mujrimun ( orang yang berdosa yang melakukan kesalahan dengan mengingkari kebangkitan yang telah dijanjikan), digambarkan dalam ayat 12 mereka akan menginjak kepala mereka sebagai bentuk penyesalan karena di dunia tidak percaya akan janji Allah, mereka baru sadar dan ingat bahwa dahulu telah diingatkan, bahwa dahulu bukti Allah telah ditunjukkan dan mereka telah melihatnya juga mereka  telah mendengar. Penyesalan memang selalu meninggalkan kesedihan bahkan permintaan yang mustahil, mereka meminta untuk diberikan kesempatan lagi hidup dunia seraya berjanji akan melakukan perbuatan yang baik (amal shaleh). Dahulu mereka tidak yakin akan janji Allah saat janji tersebut dibuktikan dan dirasakan barulah mereka sadar. Keimanan kepada Allah haruslah terpatri dan kuat saat kita di dunia bukan ketika di akhirat saat tidak ada waktu tuk kembali ke dunia (no turn back to the world).   


7. Dalam rukun iman kita wajib percaya akan qodho dan qodar dari Allah. Dan telah menjadi ketetapan Allah diantara  makhlukNya  ada yang beriman juga ada yang kafir, Allah juga mampu untuk menjadikan semua makhluk beriman kepadaNya, dalam tafsir assa’diy dijelaskan bahwa bagian dari hikmah Allah dijadikan dua kelompok yang beriman dan yang kafir. Dan yang demikian telah menjadi ketetapan dan keputusan Allah, Dialah yang akan mengisi neraka jahannam dari jenis jin dan manusia. Sungguh kerugian dan kehancuran bila kita umat manusia dimasukkan kedalam jahannam sebagai balasan atas apa yang telah dilakukan. Allah memberikan perumpamaan yaitu mereka yang lupa Allah di dunia pasti dilupakan Allah di akhirat. Semoga kita semua terus ingat kepada Allah selama kita hidup di dunia. Kiat dan cara biar selalu ingat Allah adalah dengan terus respon dan menjawab seruan Allah sekaligus rajin beribadah kepadaNya dengan sujud dan banyak bertasbih subhanallah. Cara lain adalah dengan menjauhkan diri dari kesombongan, apakah yang dimaksud sombong ? Sikap tidak yakin dan percaya kepada Allah, sikap tidak tunduk dan taat kepada Allah , juga tidak mau zikir dan tasbih kepada Allah. Itulah sombong (wal ‘iyazu billah) semoga kita dilindungi Allah dari sombong.


8. tips lain adalah dengan sering dan membiasakan diri sholat dan zikir malam terus banyak berinfaq dan bersedekah dijalan Allah. Jika kita meninggalkan hal yang telah disebutkan, khawatir dalam diri kita telah dijangkiti bibit dan potensi penyakit sombong. Biar tidak sombong ayo bangun malam, zikir, sedekah di jalanNya. Yakinlah akan balasan yang tak pernah dibayangkan apakah balasan di dunia apalagi balasan di akhirat. Terlalu banyak contoh contoh dan testimoni (pengakuan) dari orang orang yang shaleh yang dimudahkan kepada mereka jalan keluar dari berbagai cobaan dan permasalahan yang dihadapi. Ibadah di malam hari adalah sebuah proses yang disyariatkan Allah agar hamba hambaNya senantiasa dalam koneksi serta terus menerus zikir kepadaNya. Inilah yang difahami dari ayat 16 . Al Hafiz Ibn Katsir menyebutkan hadis yang isinya adalah penjelasan nabi Muhammad shollallahu ‘alayhi wa sallam tentang pintu pintu kebajikan yaitu “ Puasa adalah perisai (benteng), sedekah dapat menghapuskan dosa, dan sholat nya seorang hamba di tengah malam “ kemudian beliau membaca ayat 16 dari surat sajadah (HR Ahmad). Bergembiralah dan teruslah lanjutkan buat mereka yang malam harinya bangun ibadah dan memohon kepada Allah. Dalam doanya terpanjatkan rasa takut akan siksa Allah dan rasa harap yang begitu kuat agar diterima dan dimasukkan kedalam kelompok orang orang yang diberikan kenikmatan dari Allah di dunia dan akhirat. Sebaliknya sedih dan berdukalah bagi yang malamnya hanya diisi dengan tidur pulas bagaikan binatang. Semoga kita semua dimudahkan Allah untuk beribadah dan bangun di malam hari sepanjang kehidupan kita di dunia ini.
Ya Allah kabulkanlah Allahumma aaamin ya Rabb ya Rabb ya Rabb.