Membentuk Generasi Muda Unggulan - Andalusia Islamic Center

Membentuk Generasi Muda Unggulan

MEMBENTUK GENERASI MUDA UNGGULAN

Oleh : Ibnu Munir

Bismillahirrahmaanirrahiim...

Kaum Muslimiin rahimakumullah...

Masa muda merupakan tahapan kehidupan manusia yang penuh gairah, aktif,inovatif serta kreatif. Seorang pemuda memiliki semangat untuk berubah dan kemampuan untuk melakukan perubahan. Hal ini yang menjadi peran paling penting dari setiap

pemuda. Dalam konteks sejarah perjuangan kemerdekaan di Indonesia, kita dapat melihat betapa besarnya peran pemuda dalam melakukan perubahan di bumi pertiwi ini. Dimulai dari kebangkitan nasional yang dimotori oleh semangat perjuangan dari setiap kelompok kepemudaan sehingga mewujudkan sumpah pemuda yang menjadi cikal bakal persatuan Indonesia dan pelopor penggerakan kemerdekaan Republik Indonesia yang, lahir dan tumbangnya orde baru serta lahinya orde reformasi.Semua peristiwa tersebut melibatkan pemuda di dalamnya. Tanpa adanya pemuda yang berani untuk mengadakan perubahan, negeri ini tidak akan menikmati kemerdekaan dan mungkin akan terus menerus hidup dalam penjajahan bangsa kolonial. Secara fitrahnya, pemuda memiliki sifat-sifat yang sangat istimewa, seperti berani, pantang mundur dan memiliki standar moralitas keimanan. Selain itu pemuda juga memiliki kekuatan fisik yang prima, tingkat intelektual yang tinggi, serta semangat yang berapi-api untuk selalu bergerak dan berinovasi demi melakukan suatu perubahan. Namun, di sisi lain pemuda memiliki kekurangan. Kekurangan yang paling mencolok adalah emosional mereka yang belum stabil. Oleh karena itu, kita sebagai pemuda sudah sepantasnya untuk selalu bersyukur, karena kita mempunyai potensi besar untuk melakukan perubahan. Maka sangat sesuai apabila tugas-tugas besar diamanahkan ketangan para pemuda. Sejarah telah membuktikan betapa para pemuda telah mampu mensukseskan berbagai agenda besar serta mampu mewarnai dunia. Kalau kita perhatikan dalam sirah nabi misalnya, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam dalam memulai risalahda'wahnya memiliki target para generasi muda atau

pun pemimpin suatu kaum. Dengan cara itu beliau mampu membina asas perjuangannya dengan dukungan para pemuda. Sehingga hasilnya benarbenar

luar biasa, dakwah Islam mampu tetap kokoh dari tekanan dan penindasan yang mengancam eksistensinya pada masa itu, serta tetap teguh walaupun diperangi dari dalam oleh kaum kafir Quraiys dan kaum munafik Yahudi, serta serangan dari luar baik dari kerajaan Persia maupun Kekaisaran Romawi. Sebagai generasi muda Islam, kita harus berpegang teguh pada ajaran Al Qur'an agar kita memiliki kekuatan dan keimanan yang teguh serta mempunyai panduan dalam berjuang. Dalam

bukunya yang berjudul “Ma'aalim fii ath-Thariq”, Sayyid Qutb menerangkan bahwa salah satu cara umat Islam untuk mampu mencapai kemajuan ialah dengan menciptakan generasi-generasi yang unggul, sebagaimana telah dicontohkan oleh para sahabat. Yaitu pribadi-pribadi yang mengikuti ajaran Al- Qur'an dalam kehidupannya. Karena Al-Qur'an adalah petunjuk bagi umat serta merupakan salah

satu peninggalan yang istimewa dari Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam untuk umatnya. Para pemuda muslim tidak perlu raguterhadap keberhasilanya , karena Allah  Subhaaanahu wa Ta'alaa telah menjanjikan kejayaan

bagi umat Islam, hanya saja waktunya yang belum

diketahui. Namun pasti cepat atau lambat kejayaan Islam akan tercapai. Pemuda muslim harus selalu ingat bahwa Allah Subhaaanahu wa Ta'alaa akan selalu menolong mereka selama mereka mau menolong agama Allah Subhaaanahu wa Ta'alaa. Sebagaimana yang dinyatakan di dalam Al-Qur'an :

"Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu." (QS. Muhammad : 7).

Potensi yang dimiliki pemuda kemudian dikembangkan dengan diberikan beberapa

pembekalan ruhiyah, skill dan ilmu pengetahuan. Melalui pembekalan ini diharapkan dapat menghasilkan pemuda yang bergerak, dinamis, aktif dan memiliki prestasi yang membanggakan, serta menjadi generasi yang berkualitas, berguna bagi

bangsa dan agama. Pemuda yang aktif akan menghasilkan banyak hal, sedangkan pemuda yang tidak aktif maka akan menghancurkan dirinya sendiri. Dengan demikian sangat sayang sekali seandainya dalam proses kebangkitan ini pemuda

muslim lalai dan tidak turut serta mengambil bagian, karena dengan atau pun tanpa kita niscaya kejaayaan Islam yang dijanjikan Allah Subhaanahu wa Ta’alaa tetapakan menjadi kenyataan. Karena Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Wallahu ‘alamu bish-showaab.