KEUTAMAAN 10 HARI PERTAMA BULAN RAMADHAN - Andalusia Islamic Center

KEUTAMAAN 10 HARI PERTAMA BULAN RAMADHAN

KEUTAMAAN 10 HARI PERTAMA BULAN RAMADHAN

Bulan Ramadhan merupakan bulan istimewa bagi orang-orang yang bertaqwa dan ladang amal bagi orang-orang yang shaleh. Bulan di mana dilipatgandakan pahala kita dan diampuninya dosa-dosa kita. Allah SWT telah memuliakan bulan ini daripada bulan-bulan yang lainnya. Allah Subhanahu wa Ta'ala juga memberikan kemuliaan kepada tiap sepuluh hari pada bulan Ramadhan, dimana pada awal bulan ini akan diberikan kelimpahan rahmat, pertengahannya dicurahkan maghfirah serta ampunan, dan pada akhirnya diberikan jaminan pembebasan dari siksa api neraka. Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda :  “Awal bulan Ramadhan adalah rahmah, pertengahannya maghfirah dan akhirnya itqun minan nar (pembebasan dari api neraka).”
Dari Salman Al-Farisi radhiyallahu 'anhu, diceritakan bahwa Rasulullah SAW berkhutbah menjelang Ramadhan, di antara isi khutbah beliau, yaitu ; “Siapa saja yang memberi buka kepada orang yang shaum/puasa dengan setegak susu, sebiji kurma, atau seteguk air, dan siapa yang mengenyangkan orang shaum maka Allah akan memberi minum dari telaga dengan satu tegukan, yang menyebabkan tidak haus sampai masuk surga. Inilah bulan yang awalnya adalah rahmah, pertengahannya maghfiroh, dan akhirnya itqun min nar (pembebasan dari api neraka)”.
Sepuluh hari pertama di bulan Ramadhan adalah fase terberat dan tersulit karena merupakan fase peralihan dari kebiasaan pola makan normal menjadi harus menahan lapar dan haus mulai dari subuh hingga maghrib. Di samping itu, kita juga harus menahan hawa nafsu yang setiap detiknya mungkin sering kita jumpai. Para ulama memaknai sepuluh hari petama bulan ramadhan sebagai rahmat, yaitu terbukanya pintu rahmat Allah Subahanu wa Ta'ala yang diberikan kepada hamba-hamba pilihan-Nya yang menunaikan puasa. Oleh karenanya, sepuluh hari pertama di bulan Ramadhan merupakan suatu keistimewaan karena diturunkannya rahmat kepada hamba-hamba yang telah ikhlas dan ridha menunaikan puasa Ramadhan dengan penuh keimanan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala.
Salah satu rahmat dan kasih sayang Allah yang diberikan kepada hambahamba-Nya yang puasa dengan iman dan taqwa yaitu disediakan salah satu pintu masuk ke dalam surga yang tidak dapat dilalui oleh siapapun kecuali para ahli puasa. Dari Sahal bin Sa'ad radhiyallahu 'anhu bahwa Rasulullah SAW bersabda ; “Sesungguhnya di surga ada salah satu pintu dinamakan Ar-Rayyan; masuk dari pintu tersebut ahli puasa di hari kiamat, tidak ada yang masuk dari pintu ini selain ahli puasa, lalu diserukan “Manakah para ahli sahum?”. Maka berdirilah para ahli puasa dan tak ada seorangpun yang masuk dari pintu itu kecuali mereka yang tergolong para ahli puasa, dan apabila mereka sudah masuk, maka pintu surga tersebut segera tertutup, dan tak ada satupun yang diperbolehkan masuk setelah mereka.” (H.R. Bukhari dan Muslim).

Betapa besar keistimewaan yang telah Allah berikan kepada umat manusia dengan rahmat-Nya di sepuluh pertama bulan Ramadhan ini. Allah SWT pun telah membukakan pintu rahmat lebar-lebar bagi setiap hamba-Nya yang telah sabar dan ikhlas dalam menunaikan puasa selama sepuluh hari pertama di bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Untuk itu jangan sampai kita melewatkan curahan rahmat dari Allah SWT selama sepuluh hari pertama ini dengan hanya berdiam diri tanpa melakukan aktifitas yang bermanfaat. Dan sudah selayaknya lah kita memperbanyak amalan-amalan kita di bulan Ramadhan ini dengan tilawah Al-Quran, sholat taraweh, sholat tahajjud, sering bersedekah, dan segala amalan-amalan lainnya.
Sholat tarawih yang diidentikan dengan bulan Ramadhan pun mempunyai kekhususan pada sepuluh hari bulan pertama. Suatu ketika para sahabat bertanya kepada Rasulullah SAW, “Ya Rasulullah apa sebenarnya keutamaan (kelebihan) sholat sunah tarawih pada bulan Ramadhan? Lalu Rasulullah SAW pun menjawab sebagaimana yang telah dijelaskan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Sayyidina Ali radhiyallahu 'anhu, kelebihan sholat sunah tarawih pada bulan Ramadhan adalah sebagai berikut :
Malam Pertama : Barang siapa yang melaksanakan sholat tarawih pada malam pertama Ramadhan, maka ia akan keluar dari dosa-dosa sebagaimana ia baru dilahirkan.
Malam Kedua : Barang siapa yang melaksanakan sholat tarawih pada malam kedua Ramadhan, maka dosanya dan dosa ibu bapaknya akan diampuni oleh Allah SWT.
Malam Ketiga : Barang siapa yang melaksanakan sholat sunnah tarawih pada malam ketiga Ramadhan, maka malaikat yang ada di Arsy berdoa kepada Allah agar diampuni dosa kita.Malam Keempat : Barang siapa yang melaksanakan sholat sunnah tarawih pada malam ke empat Ramadhan, maka ia akan memperoleh pahala dari orang-orang yang membaca kitab Taurat, Zabur, Injil dan Al Qur'an.Malam Kelima : Barang siapa yang melaksanakan sholat sunnah tarawih pada malam lima Ramadhan, maka Allah SWT akan memberikan pahala sebagaimana pahalanya orang-orang yang sholat di Masjidil Haram, Masjid An-Nabawi di Madinah dan Masjid Al-Aqsha.Malam Keenam : Barang siapa yang melaksanakan sholat sunnah tarawih pada malam ke enam Ramadhan, maka Malaikat yang tawaf di Baitul Makmur (sekitar 70 ribu malaikat), serat, batu-batu dan tanah mendoakan orang-orang yang melaksanakan sholat tarawih pada malam ini.

Malam Ketujuh : Barang siapa yang melaksanakan sholat sunnah tarawih pada malam ke tujuh Ramadhan, maka ia akan memperolah pahala seakan-akan bertemu dengan Nabi Musa A.S dan berjuang mengalahkan musuh utamanya yaitu Fir'aun dan Hamman.

Malam Kedelapan : Barang siapa yang melaksanakan sholat sunnah tarawih pada malam kedelapan Ramadhan, maka ia akan memperolah pahala yang di lakukan nabi Ibrahim As
Malam Kesembilan : Barang siapa yang melaksanakan sholat sunnah tarawih pada malam ke sembilan Ramadhan, maka ia akan dinaikkan mutu dan nilai ibadahnya, sebagaimana mutu dan Ibadah Nabi Muhammad SAW.
Malam Kesepuluh : Barang siapa yang melaksanakan sholat Sunnah tarawih pada malam ke sepuluh Ramadhan, maka Allah akan mengkaruniakan kepadanya kebaikan dunia dan akhirat.
Demikianlah keutamaan 10 hari awal Ramadhan yang sangat mulia. Semoga kita tetap istiqomah beribadah sampai di penghujungnya. Aamiin. 
Wallahu a'lamu bi ash-shawwab