10 Hari Terbaik dalam Setahun - Andalusia Islamic Center

10 Hari Terbaik dalam Setahun

10 Hari Terbaik dalam Setahun

Oleh : ust.Abdul Mughni, BA, MHi

Bismillah walhamdulillah wassholatu wassalamu ‘ala rasulillah shollallahu ‘alayhi wa sallam

Pemberian Allah dan karunia serta anugerah buat manusia begitu banyak dan melimpah. Allah mengistimewakan sebagian tempat dibandingkan tempat lain, sebagai bentuk wasilah dan sarana agar hamba-hamabNya senantiasa istiqomah dan giat dalam beribadah kepadaNya. Kota Mekkah, Madinah adalah contoh tempat yang diistimewakan dibandingkan daerah lain, begitu pula daerah dimana Masjid Al Aqsha dibangun di Palestina. Rasul dan Nabi serta para pengikutnya dari generasi ke generasi adalah contoh bagaimana Allah memberikan keutamaan dan keistimewaan kepada sebagian makhluk manusia. 10 hari pertama Zulhijjah adalah contoh keistimewaan beberapa waktu dibandingkan waktu lain. Orang shaleh terdahulu biasa untuk mengutamakan dalam setahun 3 sepuluh hari yang mulia, yaitu : 10 hari terakhir bulan Ramadhan, 10 hari pertama bulan Zulhijjah dan 10 hari pertama bulan Muharram. Saat ini kita berada di awal Zulhijjah 1439 H sebuah kesempatan emas untuk meningkatkan segala bentuk amal shaleh yang dicintai Allah taa’la. Sesuai dengan hadis shahih yang berbunyi “ tidak ada hari hari yang amal shaleh lebih disukai dibandingkan waktu lain yaitu 10 hari pertama zulhijjah, sekalipun dengan jihad kecuali seorang yang keluar jihad dan mendapatkan gelar syahid (mati syahid) (HR Bukhoriy). Dalam dua ayat al qur’an disebutkan angka 10, dan yang dimaksud adalah 10 hari pertama Zulhijjah berdasarkan penjelasan para ahli tafsir, pertama dalam surat al a’raf (7) ayat 142 ketika Allah berjanji kepada nabi Musa dan disempurnakan dengan 10 hari bulan Zulhijjah, kedua adalah yang disebutkan dalam surat al fajr (89) ayat 2 Allah bersumpah demi malam malam 10 , yang dimaksud adalah 10 hari pertama Zulhijjah. Ketika Allah bersumpah dengan sesuatu hal tersebut menunjukkan akan keutamaan dan keistimewaan yang dimiliki waktu tersebut. Al Hafiz Ibn Hajar Al Asqolaniy rahimahullah menjelaskan hikmah atau alasan keistimewaan tersebut yaitu karena berkumpulnya induk induk ibadah utama dalam Islam pada waktu tersebut, yaitu Ibadah puasa, sholat, sedekah dan haji yang tidak dimiliki oleh waktu waktu lain. Imam Sa’id bin Jubayr rahimahullah yang meriwayatkan hadis dari sahabat Ibn ‘Abbas radhiallahu anhu ketika datang 10 hari pertama Zulhijjah maka beliau sangat rajin dan giat beribadah semaksimal yang dapat dilakukan, bahkan beliau berkata “ jangan padamkan pelita dimalam malam 10 hari Zulhijjah (maksudnya jangan tidur) untuk beribadah kepada Allah dengan segala macam bentuk amalan yang disyariatkan.

Menyembah Allah adalah tugas dan misi utama manusia diciptakan, ketika waktu waktu mulia datang dan tiba, tiada lain untuk memotivasi kita agar kembali Istiqomah dalam ibadah kepada Allah. Amalan amalan yang dianjurkan untuk dilakukan pada bulan Zulhijjah antara lain : Haji dan Umroh, saat ini jutaan manusia sedang berkumpul di Saudi untuk mempersiapkan diri menyambut puncak ibadah haji yaitu pada tgl 8 – 13 Zulhijjah semoga dijadikan haji yang mabrur dan yang belum berangkat semoga diberangkatkan Allah untuk menjawab dan menjalankan rukun Haji. Amalan berikutnya adalah puasa sunnah dari awal Zulhijjah sampai 9 , karena puasa termasuk amal shaleh, karena dalam sebuah riwayat nabi Muhammad shollallahu ‘alayhi wa sallam berpuasa 9 hari pertama Zulhijjah, dan yang utama pada tgl 9 karena hadis nabi yang menyebutkan puasa di hari Arofah (9 Zulhijjah) dapat melebur dan menghapuskan dosa 2 tahun, yang lalu dan yang akan datang (HR Muslim). Siapa dari kita yang tidak pernah berdosa, siapa dari manusia yang bebas dari dosa ? siapa diantara hamba Allah yang suci dan terlindungi dari dosa ? Jika kita melihat kepada diri sendiri, secara jujur kita akan menyadari terlalu banyak dosa yang dilakukan dan terlalu sedikit amalan yang dipersembahkan. Kesempatan puasa ‘Arofah adalah kesempatan yang mahal dan istimewa untuk diisi dengan ibadah puasa sunnah bagi yang tidak melaksanakan ibadah Haji, bagi kaum wanita yang berhalangan puasa bisa menyediakan ifthor atau menu makanan bagi yang berpuasa, semoga mendapatkan pahala mereka yang berpuasa. Amlan lain yang disunnahkan adalah memperbanyak takbir tahlil dan tahmid, dalam riwayat disebutkan bahwa sahabat Abdullah bin Umar juga sahabat Abu Hurairah radhiallahu ‘anhuma keduanya keluar ke pasar dan keduanya bertakbir yang menyebabkan orang orang di pasar ikut bertakbir. Allohu Akbar Allohu Akbar Allohu Akbar, sebuah amalan yang sudah banyak ditinggalkan pada zaman sekarang, semog kita dimudahkan untuk membasahi lisan dalam zikir kepada Allah, selaras dengan firmanNya (22;28) karena 10 hari zulhijjah adalah ‘ayyam maklumat (hari hari yang diketahui) untuk memperbanyak zikir kepada Allah. Dua model takbir disunnahkan yaitu takbir muthlaq (bebas tidak terikat dengan waktu ) dan takbir muqoyyad (terikat dg waktu) maksudnya adalah takbir yang dibaca setelah sholat sholat fardhu dimulai dari semenjak sholat subuh tgl 9 Zulhijjah sampai setelah sholat ashr tgl 13 Zulhijjah. Dengan kata lain setelah mengucapkan salam mengakhiri sholat pada hari hari tersebut kita disunnahkan untuk berzikir dengan takbir yaitu mengucapkan Allohu Akbar Allohu Akbar Allohu Akbar la ilaha Illallah Allohu Akbar Allohu Akbar wa lillahil hamd. Semoga kita dimudahkan untuk memperbanyak amal amal shaleh pada hari hari ini, ingatlah amalan sedikit yang tulus ikhlas untuk Allah tidak akan pernah luput dan hilang dari catatan para malaikat.